
Tarian ini merupakan sebuah karya tari kreasi yang mengisahkan dunia batin anak anak dari tiga desa yang hidup dalam perbedaan waktu perayaan hari lebaran, namun tetap bersatu dalam nilai adat, kebersamaan, dan rasa hormat. Tradisi Tata Buang menjadi simbol penanda, bukan perbedaan melainkan jembatan persatuan. Bahwa dari sudut pandang anak-anak, perbedaan bukan untuk di perdebatkan, tetapi untuk di pahami. Tradisi Tata Buang bukan pemisah, melainkan identitas yang harus dihargai dalam bingkai kebersamaan.